Army of the Dead

Army of the Dead

CONS:

> Durasi terlalu panjang untuk cerita yang mudah ketebak. Bukan film yang asik diselesaikan sekali duduk.

> Banjir MC manusia tapi gaada bedanya sama zombi, sama-sama "hampa". Gaada satupun yang bikin nge-feel kemistrinya.

> Snyder terkenal jago dalam mengaplikasikan visual, namun buruk dalam penyampaian cerita. Tapi kalini sama aja buruknya. Rasakan deh, visualnya serasa kaya bukan dari tangan Snyder, padahal dia DOP loh. Khas 'mise en scene' Snyder sama sekali gaada disini.

> Titik badmood sebenarnya mulai disini, dimana salah satu karakter 'keren' yang harusnya mudah diselamatin, eh malah didramatisir kaya mati konyol. Sumpah dah, ini bikin rusak mood sepanjang film sih. Udah ketahuan dari sini naskahnya udah ga beres.

> Peninsula 2.0 (bahkan jauh lebih bagus Peninsula dong)

PROS:

> Duet si Peretas Bank sama Kang gergaji mesin menghibur dikit.

> Performa Dave Bautista mayan keren. Ngira bakal tampil lawak, ternyata malah banting stir jadi karakter serius yang mana cukup berkharisma. Ga kaya The Rock yang cringe kalo dibandingin. Tapi tetap aja gabisa nge-carry film.

> Sebenarnya aksi koreonya luar biasa bagus loh, dibeberapa kesempatan kaya BvS bahkan steadicam ala The Raid . Tapi nih ya tapi sayangnya cuma PERSEKIAN DETIK. Kan tai. Mending judulnya ganti Army of the Bacod.
__________

Intinya Army of the Dead ini sebagai ajang pembuktian kualitas Zack Snyder dalam menggarap film non-adaptasi, dan hasilnya? Nihil. Semakin menegaskan Snyder ga pantas disandingkan dengan para sutradara kawakan aka JeNiUs yang selalu digembar-gembor kaum snyderbot.

Stop bikin gini lagi ye Akang Sunandar, apalagi sampe mau bikin sekuel lah prekuel lah, perek! Nonton ini aja dah nyesel buang-buang waktu berharga gw. Mending elu balik lagi aja dah ama pakem superhero drag.


SKOR TOTAL: 2/10

*satu pros lagi gan, zombi ratunya bikin ange

Edo Ricky Pranata liked these reviews