Favorite films

Recent activity

All

Recent reviews

More
  • The Father

    The Father

    ★★★★½

    Film mengenai penyakit dementia sejatinya sudah banyak, sebut saja Still Alice (well, it's Alzheimers but that is one of dementia's causes) sampai film horor Relic. Jadi apa yang membiat The Father menjadi tontonan yang berbeda dan spesial? Jawabannya, The Father adalah sebuah film yang benar-benar mengajak penonton untuk ikut merasakan bagaimana perasaan pengidap dementia. Mengambil sudut pandang dari sang tokoh utamanya, Anthony (Anthony Hopkins in his best performance), filmnya benar-benar dikemas sedemikian rupa untuk mewujudkan kehidupan dari kacamata seorang pengidap…

  • The Box

    The Box

    ★★½

    Usaha seorang musisi muda dalam melawan demam panggung yang disebabkan oleh trauma merupakan premis yang amat menarik. Kotak yang dimaksud dalam The Box bukan saja kotak kardus sungguhan yang membantu menutupi sang musisi di awal usahanya melawan masalahnya, melainkan juga sebuah perumpamaan akan kotak yang selama ini mengekang dirinya untuk meraih impian dan hasrat. Dengan premis dan lagu "Break Your Box", The Box terlihat seperti sebuah suguhan bermakna yang mengajak penonton untuk ikut merasakan dan berjuang bersama sang tokoh utamanya,…

Popular reviews

More
  • Tenet

    Tenet

    ★★★★

    "Don't try to understand it. Feel it".

    Sangat berharap Nolan benar-benar mengaplikasikan kalimat tersebut dalam filmnya, sayangnya tidak. Saat Tenet berulang kali menjelaskan aturan mengenai inverted time, saat itulah filmnya terasa melelahkan. Semakin dijelaskan lewat dialog, semakin terlihat memusingkan aturan dalam filmnya. Menurut saya bukanlah suatu hal yang benar-benar penting untuk menjelaskan hal tersebut berulang-ulang, toh penonton juga tidak sebodoh itu. Melihat Tenet bagaikan diajari pelajaran fisika oleh guru yang kurang mahir dalam mengajar. Pertama kali dijelaskan, para murid akan…

  • Mank

    Mank

    ★★★★½

    Mank adalah film mengagumkan yang penuh akan detil Hollywood era 30-an. Bukan sebuah playful throwback seperti beberapa film lainnya (Once Upon a Time in Hollywood atau Hail, Caesar! ) sehingga Mank bukan lah sebuah film yang asik untuk diikuti. Film garapan Fincher ini tidak mencoba untuk merangkul atau membuat nyaman yang melihat, penonton diajak untuk mengamati setiap detil yang dihadirkan dalam kisahnya. Jika penonton tidak ikut berpartisipasi, maka akan kesulitan dalam menikmati film ini dan langsung menganggap filmnya membosankan dan…